NewsSpace

Spacewalk ISS Pasang Panel Surya IROSA Ketujuh

November 01, 2026 / Aldy Dwi Prasetyo
Astronaut NASA Anil Menon menaiki lengan robot Canadarm2 membawa panel surya roll-out di Stasiun Antariksa Internasional
Astronaut NASA Anil Menon menaiki lengan robot Canadarm2 untuk memulai pemasangan panel surya roll-out di struktur truss sisi kiri (port) ISS. Kredit: NASA

Stasiun Antariksa Internasional (ISS) kini memiliki panel surya baru yang sudah menghasilkan listrik. Pada Kamis, 29 Oktober 2026, astronaut NASA Anil Menon dan astronaut CSA (Canadian Space Agency) Joshua Kutryk menyelesaikan spacewalk selama 7 jam 11 menit untuk memasang dan membentangkan International Space Station Roll-Out Solar Array (IROSA) ketujuh di stasiun tersebut.

Menurut NASA, spacewalk dimulai pukul 07.57 EDT (18.57 WIB) dan berakhir pukul 15.08 EDT (Jumat, 30 Oktober pukul 02.08 WIB). Panel tersebut dipasang pada kanal listrik 2A dan akan menyediakan daya tambahan untuk mendukung operasi penting stasiun, termasuk proses deorbit yang aman dan terkendali di akhir masa tugasnya.

Jalannya Pemasangan

Spaceflight Now melaporkan bahwa Menon dan Kutryk terlebih dahulu melepas serangkaian baut untuk membebaskan IROSA dari wahana pembawanya. Menon kemudian mengunci sepatunya ke penahan kaki di ujung lengan robot Canadarm2 buatan Kanada dan dibawa, sambil memegang panel, ke sisi kiri (port) truss utama stasiun. Lengan robot dikendalikan dari dalam stasiun oleh astronaut NASA Jessica Watkins dan Luke Delaney, sementara direktur penerbangan Greg Whitney memimpin spacewalk dari Mission Control di Houston.

Sekitar 3 jam 13 menit setelah spacewalk dimulai, panel sudah terpasang di lokasi kerja truss P4, pada braket yang dipasang astronaut dalam spacewalk bulan Maret. Secara keseluruhan, Menon menghabiskan lebih dari dua jam tertambat di ujung lengan robot sebelum bergabung kembali dengan Kutryk di truss.

Kabel Hanya Boleh Disambung Saat Gelap

Salah satu detail menarik dari spacewalk ini adalah pengaturan waktu penyambungan kabel. Kabel daya panel baru hanya boleh ditangani dan disambungkan ketika stasiun berada di bayangan Bumi, saat tidak ada panel surya ISS yang menghasilkan listrik. Karena itu, perencana misi menyesuaikan pekerjaan kabel dengan malam orbit.

Pada malam orbit pertama yang tersedia, yang menurut Mission Control datang satu periode gerhana lebih awal dari rencana, kedua astronaut berhasil menyambung tiga dari empat konektor daya utama sebelum stasiun kembali masuk ke sinar Matahari. Saat itu mereka disebut berjalan sekitar satu jam lebih cepat dari jadwal.

Membentang Tanpa Motor

Pukul 12.20 EDT (23.20 WIB), Menon dan Kutryk melepas penahan terakhir dan IROSA mulai membentang sendiri. Menurut Spaceflight Now, proses ini tidak memerlukan motor, karena energinya berasal dari energi yang tersimpan pada batang (boom) komposit serat karbon. NASA menyebut panel tersebut terbuka dalam proses sekitar sepuluh menit. Panel sepanjang sekitar 60 kaki (kurang lebih 18 meter) itu, menurut komentator NASA Rob Navias yang dikutip Spaceflight Now, akan menambah 8 kilowatt pada kapasitas daya keseluruhan stasiun.

Karena pekerjaan utama selesai lebih cepat, kedua astronaut juga mengerjakan sejumlah tugas tambahan (get-ahead tasks) untuk persiapan spacewalk berikutnya.

Rekor dan Catatan Kru

NASA mencatat spacewalk ini sebagai U.S. spacewalk 100 dan spacewalk ke-285 untuk mendukung perakitan, pemeliharaan, dan peningkatan ISS. Ini adalah spacewalk keempat bagi Menon dan yang pertama bagi Kutryk. Spaceflight Now menambahkan bahwa Kutryk, yang tiba di stasiun pada 1 Oktober dengan kapsul SpaceX Crew Dragon, menjadi astronaut Kanada kelima yang melakukan spacewalk dan yang pertama sejak David Saint-Jacques pada 2019. Total waktu spacewalk Menon kini mencapai 26 jam 31 menit.

Satu Panel Lagi pada 5 November

Menon dan Kutryk dijadwalkan memasang IROSA kedelapan sekaligus terakhir pada Kamis, 5 November 2026, di kanal daya 3B pada sisi kanan (starboard) truss. Dengan selesainya pemasangan itu, proses peningkatan sistem daya yang dimulai sejak Juni 2021 akan tuntas. NASA menyebut kedelapan panel tersebut akan meningkatkan daya yang tersedia hingga 30 persen, dari 160 kilowatt menjadi sekitar 215 kilowatt.

Analisis Bugo Center: Panel yang Digulung Seperti Pita

Bagian ini adalah pandangan redaksi Bugo Center, bukan pernyataan NASA.

Menurut kami, desain roll-out yang membentang memakai energi elastis dari boom komposit adalah contoh rekayasa yang elegan. Tidak adanya motor penggerak berarti lebih sedikit komponen yang bisa macet, dan panel dapat dikemas dalam gulungan ringkas selama peluncuran. Tantangannya bergeser ke perancangan boom: material harus cukup kaku untuk menopang panel setelah terbuka, tetapi juga cukup lentur untuk digulung tanpa retak, sekaligus tahan terhadap siklus panas dan dingin yang terjadi berulang kali setiap orbit.

Pengaturan kerja kabel di malam orbit juga mengingatkan bahwa di antariksa, keselamatan listrik sangat bergantung pada posisi terhadap Matahari, sesuatu yang jarang dipikirkan dalam pekerjaan instalasi di Bumi.

Baca juga berita antariksa lainnya dari kami, seperti perubahan rencana pendarat Bulan NASA dan persetujuan teleskop UVEX.

Sumber